Sekali lagi aku coretkan blog ini tentang isi haty seorang insan yang entah bila akan berakhir sebuah kesedihan yang menimpanya...aku akui, hanya blog ini yang mampu dapat membuatkan haty aku lega, puas dan rase tenang seketika. Dan aku jadikan blog ini juga sebahagian dari diari hidupku... kpd follwer aku..teruskanlah membaca kisah2 yang menyedihkan ini sehingga detik terakhir penulisan ini.. dan aku akui blog ini sentiasa menyelitkan cerita2 yang menyedihkan,,,namun semua kisah yang telah aku loretkan ini bukannya rekaan namun semua yang telah aku lalui serta aku rasai sendiri...
“tuhan berikan hujan untuk kita dan menghilangkan sang suria,kita menangis kerna tercari2 sinar yang hilang..namun kita tdk pernah sedari yang sebenarnya tuhan ingin hadiahkan pelangi yang indah lagi cantik untuk buat kita lebih tersenyum..”
Perumpamaan ini telah aku putar belitkan,namun maksdnya tidak pernah lari dari kenyataan yang sebenar..begitulah seiringnya kata2 ini terhadap diriku yang lemah ini... hary ini sinar cahaya yang begitu terang menyuluhku telah pergi dan aku telah disimbahi ‘hujan’ yng belum tiba waktu hentinya lagi...namun aku percaya satu detik nanti akan tibanya pelangi indah untuk buat aku kembali tersenyum...tapi bila saat itu?? Ku harap waktu itu sedang menantiku...
Dalam disimbahi ‘hujan’ ..haty ini selalu terdetik untuknya..kadang kala aku langsung terpikir.. “ untuk apakah aku hidup hary ini??” “untuk siapakah aku bernafas pada hary ini??”.... namun persoalan2 tersebut aku tidak pernah memberi jawapan yang pasti... saat airmata ini terlalu deras mengalir untuknya satu ketika dahulu...ku rasekan terlalu perit untuk ku hentikan...namun sekarang..syukur alhamdulillah..airmata ini tidak lagi gugur untuk “dia” walaupun aku sesebak mana sekalipun. Walau sekuat manapun haty aku hiba..namun “hujan” dipipiku seakan sudah kering untuk ditumpahkan ke atas ‘bumi’...
Adakah ini bermaksud aku telah pun ‘kuat’ dalam menerima hakikat sebenar??? TIDAK. Aku masih lagi kerdil dalam menilai diri aku sendiri dan aku tahu aku memg seperti mengharap kasih yang tidak pasti...walaupun satu ikatan pun telah tiada antara aku & ‘dia’..namun haty aku tidak pernah melupakan untuk memikirkan ‘dia’..
Kaki ini melangkah seperti mengejar bayangan..namun aku pasti bayangan itu sesuatu yang indah..walaupun aku sedari di atas ‘hangat’nya ‘tanah’ aku berlari...
“DIA”...Di saat ada aku...di saat nafas ini belum terhenti...di saat haty ini masih merasai getaran kasih syangmu..di saat ini juga..aku bersumpah..tiada yang lain yang pernah singgah di hatyku lagi..di saat ini juga haty ini tertutup untuk insan lain...
Kadang-kala aku rase mcm nak menjerit untuk memangil namanya..namun jeritan aku tiada shutan jua...kadang2 aku rasekan ingin saja aku mengis sepuas2nya..nmun air mata ini telah pun hilang entah ke mana..jiwa ini terlalu sebak dalam mengingati dia...terlalu sebak..namun knp aku harus menanggung sebegitu kuat rindu terhadapnya...
No comments:
Post a Comment